Kapolres Lombok Utara akhirnya angkat bicara terkait insiden perusakan yang terjadi di Polsek Kayangan pada Senin (17/3/2025) malam. Dalam keterangan persnya, Kapolres membantah adanya keterlibatan oknum polisi dalam insiden tersebut dan memaparkan sejumlah fakta penting terkait kronologi kejadian, motif pelaku, serta langkah-langkah yang telah dan akan diambil oleh pihak kepolisian. Pernyataan ini bertujuan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat dan memberikan informasi yang akurat.
Menurut Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Nugroho, insiden perusakan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman antara sejumlah pemuda dengan anggota Polsek Kayangan terkait penanganan kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kapolres menegaskan bahwa tidak ada oknum polisi yang melakukan pemukulan terhadap terduga pelaku curanmor seperti yang diisukan.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah fasilitas di Polsek Kayangan mengalami kerusakan, termasuk kaca kantor SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) pecah dan satu unit mobil patroli rusak ringan. Kapolres menyayangkan tindakan anarkis ini dan menegaskan bahwa perusakan fasilitas publik adalah tindakan melanggar hukum yang tidak dapat dibenarkan.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan lima orang terduga pelaku yang terlibat dalam aksi perusakan tersebut. Proses penyelidikan sedang berjalan intensif, dan pihak kepolisian berjanji akan bertindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku terhadap siapapun yang terbukti bersalah. Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
Kapolres Lombok Utara juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini dan memastikan bahwa pelayanan kepolisian di Polsek Kayangan akan segera dipulihkan sepenuhnya.
Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lombok Utara serta mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Keterbukaan informasi dari pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai fakta sebenarnya di balik insiden perusakan Polsek Kayangan.
Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan manfaat untuk para pembaca, terimakasih !